" My Parent "
Tampilkan postingan dengan label Sakit karena Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sakit karena Komputer. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Juli 2013

Sakit Karena Komputer ?



Tuntutan pekerjaan sehari-hari membutuhkan kita untuk selalu berada di depan komputer sepanjang hari. Minimal, selama enam jam kita menghabiskan waktu bekerja dengan komputer.
Seiring dengan pekerjaan yang menumpuk, banyak pula keluhan tubuh yang datang. Dari pusing, mata berair, sampai leher dan punggung kaku. Banyak yang menduga hal ini disebabkan karena rasa tegang dan stres akibat pekerjaan dan suatu hal yang wajar. Padahal, keluhan tersebut bisa saja diakibatkan karena penggunaan komputer yang terlalu lama dan bila dibiarkan akan semakin mengganggu kesehatan.
Ada beberapa jenis penyakit yang ditimbulkan dari terlalu lama bekerja dengan menggunakan komputer. Salah satunya adalah Repetitive Stress Injury (RSI) dan Computer Vision Syndrome (CVS).
RSI merupakan rasa sakit yang timbul akibat dari gerakan berulang pada satu bagian tubuh tertentu dan dari posisi duduk yang lama dan menetap. Posisi kita dalam bekerja, meja kerja dan perangkat kerja kita sangat menentukan timbulnya RSI ini. Bagian yang biasanya terserang adalah leher yang menjadi kaku, pergelangan tangan, dan punggung. Sedangkan CVS merupakan rasa lelah pada mata yang diakibatkan terlalu lama bekerja dengan komputer. Sehingga mata menjadi terasa kering, berair terasa panas atau pusing. Untuk itu, peletakan layar monitor sebaiknya berada di bawah mata dengan siku dalam posisi 90 derajat. Biasakan untuk beristirahat setidaknya 15 menit setiap jam dan alihkan mata Anda pada pandangan lain, kalau bisa fokuskan pandangan pada obyek yang jauh. Duduklah dengan tegak dan bersandar miring pada kursi karena posisi duduk yang salah dapat menimbulkan rasa nyeri pada otot. Gunakan perangkat komputer yang tepat, seperti monitor, keyboard, mouse yang pas dengan besar telapak tangan agar pergelangan tangan pun tidak kaku.
Cara mengatasi RSI, lakukanlah pemijatan pada otot dan saraf yang mengalami ketegangan. Sebaiknya, lakukanlah peregangan secara berkala pada bagian-bagian tubuh yang sering terserang kaku agar otot-otot mengalami relaksasi. Kemudian, agar mata tidak mudah lelah dan cepat kering, berkediplah sesering mungkin. Dengan berkedip, mata menjadi basah sehingga terhindar dari ketegangan mata maupun efek pusing yang ditimbulkan.